Jalan Jalan ke Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Jalan Jalan ke Tana Toraja, Sulawesi Selatan

Tana Toraja

Wisata di Indonesia memang tidak ada habisnya. Mulai dari Sabang sampai Merauke, beragam wisata ada untuk memanjakan para pengunjungnya. Salah satu tujuan wisata di Indonesia adalah Pulau Sulawesi, khususnya Tana Toraja. Tana Toraja merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan yang memiliki berbagai macam objek wisata yang mengagumkan. Wisata alam yang eksotis maupun keragaman budayanya akan membuat para wisatawan kagum. Tana Toraja dapat ditempuh melalui jalur darat maupun udara. Jalur darat biasanya akan memakan waktu sekitar 9 jam. Sementara, jika melalui jalur udara kemungkinan hanya memakan waktu satu jam saja. Sesampainya di Tana Toraja, wisatawan akan dihadapkan dengan berbagai macam pilihan wisata. Berikut adalah rekomendasi wisata yang wajib masuk daftar wisata Tana Toraja.

Negri di Atas Awan
Apabila kamu tertarik dengan wisata di ketinggian, kamu bisa mengunjungi Pango-pango Makale yang termasuk ke dalam agrowisata. Terletak di perbukitan, pemandangan alam di tempat ini begitu indah. Belum lagi suasana yang sejuk akan menenangkan hati. Hal ini memang menjadi ciri khas untuk wisata yang berada di perbukitan. Tidak salah bila tempat wisata ini sering disebut sebagai negeri di atas awan. Wisatawan dapat menikmati indahnya pepohonan yang bertebaran, juga hijaunya semak belukar yang menghampar. Menikmati panorama bukit dan gunung juga dapat dilakukan dari sini. Selain itu, memandang Kota Makale dari tempat ini akan menjadi hal yang menakjubkan bagi kegiatan wisata Anda.

Budaya Masyarakat Toraja
Londa merupakan salah satu objek wisata favorit di Tana Toraja. Objek wisata ini merupakan sebuah makam yang terletak di sebuah tebing batu. Di tebing tersebut, terdapat gua-gua yang berfungsi sebagai makam. Di gua tersebut, terdapat peti mati dan jenazah, tulang, maupun tengkorak yang berusia ratusan tahun. Selain itu, ketika berkunjung ke Londa, wisatawan juga akan disuguhkan penampakan patung yang berjajar di bibir tebing batu. Patung-patung ini sering disebut Tau Tau oleh masyarakat setempat. Patung tersebut tidak lain merupakan patung dari jenazah yang dimakamkan di Londa. Selain di Londa, wisatawan juga dapat menemukan pemakaman tebing batu di Kete Kesu. Tempat ini hanya berjarak 4 km dari Kota Rantepao. Selain pemakaman, pengunjung juga dapat melihat rumah adat Tongkonan yang menjadi kebanggaan masyarakat Toraja. Rumah adat ini tidak lain merupakan tempat penyimpanan sementara jenazah sebelum dimakamkan.

Indahnya Alam Toraja
Setelah melihat budaya Toraja, Tana Toraja juga terkenal akan keindahan alamnya. Dengan letak geografisnya yang sebagian besar berada di ketinggian, Tana Toraja menawarkan berbagai pilihan wisata alam, mulai dari bukit hingga air terjun. Melihat pemandangan Alam Toraja bisa dilakukan di puncak bukit Buntu Burake. Tempat ini berada pada ketinggian 1700m diatas permukaan air laut. Selain menikmati pemandangan, wisatawan juga dapat melihat patung Yesus tertinggi di dunia. Berfoto di tempat ini tentu akan menghasilkan jepretan menarik dengan latar Kota Toraja di belakangnya.

Bila belum puas, wisatawan dapat mengunjungi Puncak Lakawan. Tempat ini lebih sering disebut sebagai Gunung Nona. Pemandangan dari atas pegunungan ini sangat cantik, terutama dengan gugusan pegunungan kuning keemasan, dipadu dengan hamparan hijaunya alam Toraja, dan lukisan langit biru di atasnya. Sebuah pemandangan yang eksotis. Puas dengan bukit dan pegunungan, kini saatnya wisatawan beralih untuk menikmati wisata air terjun. Wisatawan dapat berkunjung ke Air Terjun Talondo Tallu. Air terjun ini memiliki tiga cabang sehingga menjadikannya memiliki keunikan tersendiri. Air terjun ini juga menyimpan kemistisan tersendiri. Konon terdapat belut yang sangat besar yang disebut Masapi. Masapi ini tidak boleh ditangkap apalagi dimakan

Itu dia, beberapa hal menarik yang bisa kamu lakukan ketika sedang berlibur di Tana Toraja. Semoga artikel ini bermanfaat bagi teman yang sedang merencanakan liburannya sebagai salah satu referensi. terima kasih dan Selamat beraktivitas!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *